Ratu kembali melihat Shakuntala yang wajahnya memperlihatkan kalau dia masih gelisah, “kau sudah bertemu dengan Gauri”. Shakuntala menggeleng, “masih belum permaisuri”. Ratu antusias, “dia pasti akan senang sekali bertemu denganmu, kenangan indah masa kecilnya begitu melihatmu. Ayo, aku akan mengajakmu ke tempat Putri Gauri”. Raja yang duduk di singgasananya ikut tersenyum mendengar semua ucapan Ratu.

Shakuntala episode 64 #63 18

Ratu kemudian mengajak Shakuntala meninggalkan ruangan tersebut, menuju ruangan Gauri. Di lorong ia memberitau Shakuntala, “Dushyant juga akan sangat senang bertemu denganmu. Kau ingat bukan, kau, Dushyant dan Gauri sering sekali kalian bertengakar. Kalian bertengkar daripada bermainnya. Shakuntala tersenyum.

Ratu berhenti sebentar, “Prajurit, beritau Pangeran Dushyant dan Putri Gauri bahwa aku memanggil mereka”. Prajurit berkata, “ma’afkan aku ratu, dia masih sibuk dengan pekerjaannya”. Shakuntala melirik wajah ibu Ratu. Ratu menjawab prajurit, “Baiklah. pasti dai sibuk dengan pekerjaannya mempersiapkan sayembara”. Shakuntala tertunduk, bingung, karena mendapat informasi yang berbeda dari Mritunjay.

Ratu melihat ke Shakuntala, “Kau tau, Dushyant sudah memikul seluruh tanggung jawab sayembara ini di pundaknya. Dia melakukannya dengan sangat baik. Ayo, aku akan mangajakmu ke kamar Gauri”. Shakuntala tersenyum. Mereka melangkah ke kamar Gauri.

Shakuntala episode 64 #63 19

Di kamarnya, pelayan minta ijin Gauri untuk memakaikan bunga di rambutnya. Gauri hanya diam. Ibu Ratu masuk, “Gauri, lihat, siapa yanga datang menemuimu”. Gauri menoleh, matanya terbelalak, ia menatap Shakuntala dari ujung kaki sampai kepala. Shakuntala tersenyum. Gauri memberi isyarat pada pelayan untuk menghentikan pemasangan bunga di kepalanya. Ia bangkit, melangkah ke hadapan Shakuntala. Shakuntala tersenyum menatap Gauri. Gauri tersenyum, “Shakuntala”, ia langsung memeluknya.

Ratu tersenyum melihat dua gadis itu berpelukan, “Aku tau, kau akan langsung mengenalinya. Sekarang kalian berdua mengobrol dulu. Aku akan mengurus pekerjaanku”. Gauri dengan tersenyum mengiyakan. Ratu meninggalkan ruangan itu.

Gauri sambil terus memegang tangan Shakuntala berkata, “sungguh, aku merasa sangat senang sekali, melihatmu setelah sekian tahun”. Shakuntala dengan tetap tersenyum berkata juga, “aku memang harus datang. Bukankah sahabatku sejak kecil ini sedang mengadakan sayembara”. Gauri agak tertunduk, kemudian berkata, “kenapa berdiri saja, ayo duduk dulu”. Mereka tersenyum-senyum, terus duduk.

Shakuntala episode 64 #63 20

Gauri meraih tangan Shakuntala, “katakan padaku, apakah kau sudah mendapatkan Pangeran impianmua?”. Shakuntala menjawab, “tidak, sampai sekarang aku belum menemukan orang seperti itu. Masa kecil sangat menyenangkan kan Gauri. Tidak ada yang perlu di cemaskan, tidak ada tekanan”. Gauri menambahkan, “Iya, dari pagi sampai sore, kita bermain terus, bertengkar dan begitu mudah saling membujuk, semuanya terasa begitu mudahkan”.

Shakuntala tersenyum mengenang masa kecil mereka, “Iya. Tapi sekarang, kita berdua sudah dewasa. Dan sebentar lagi kau akan menjadi pengantin, *Gauri tertunduk*, Gauri, bahagiakah kau Gauri?”. Gauri gelagapan, “Iya tentu. Kenapa tidak bahagia. Lupakan tentang aku, kalau kau sendiri, kapan kau akan menikah?”.

Shakuntala tertunduk, “belum ada pembicaraan seperti itu”. Gauri memberitau, “belum tentu, pasti akan terjadi. Siapa tau kau menemukan pangeran impianmu disini”. Shakuntala menggeleng-gelengkan kepalanya. Dushyant keluar kamarnya, membawa sesuatu yang tertutup kain, ia melangkah di lorong sambil tersenyum.

Shakuntala episode 64 #63 21

Di kamarnya, Gauri masih berbincang dengan Shakuntala. Shakuntala berkata, “belum tentu juga Gauri, kalau semuanya memiliki nasib baik sepertimu”. Gauri tertuntuk. Shakuntala menambahkan, “lihat saja, aku mendadak mendengar kabar tentang pernikahanmu, jadi aku belum sempat menjahitkan baju baru”. Gauri langsung tersenyum, “itu tidak perlu di cemaskan”. Ia beranjak ke peti penyimpanan pakaiannya, mengambil setumpuk pakaian, membawanya ke hadapan Shakuntala duduk, “pilih saja dari sini, ini pakaian baru”.

Shakuntala merasa tidak enak, “tidak Gauri. Ini kan pakaianmu”. Gauri langsung menyentuh dagu Shakuntala, “kau juga sahabat ku sejak kecil, kenapa tidak bisa memakai pakaianku?”. Shakuntala mau membuat alasan, “tidak,,”. Gauri langsung memotongnya, “ku katakan satu hal, dalam pakaian ini, kau akan terlihat jauh lebih cantik dariku”. Shakuntala mau membantah.

Gauri menaroh jari di bibirnya sambil tersenyum, “Sssttt. Sekarang pergilah, cepat pakai pakaian ini”. Gauri menyerahkan pakaian ke tangan Shakuntala. Shakuntala berdiri dan melangkah ke ruang ganti di kamar Gauri. Setelah Shakuntala beranjak, wajah Gauri kembali sedih. Ia mengajak pelaayn untuk mengikutinya.

Shakuntala episode 64 #63 23

Dushyant masih berjalan di lorong. Shakuntala sudah selesai berganti pakaian dan berdandan. Ia melihat ke sekeliling kamar sambil menunggu Gauri. Ia berdiri di depan meja rias, membelakangi pintu masuk. Dushyant sampai di ruangan itu dan melihat gadis berdiri membelakanginya di kamar Gauri. Tersenyum, ia melangkah masuk, menaroh yang dibawanya di meja. Berdiri, tersenyum memandang gadis yang membelakanginya itu.

Shakuntala episode 64 #63 25

Dushtany mengeluarkan yang tadi dibawanya, menatapnya dan tersenyum melihat ke arah gadis yang dikiranya Gauri, “aku yakin sekali, adikku pasti akan kelihatan seperti bidadari kalau memakai selendang ini”. Dushyant menutupi selendang yang dibawanya ke kepela gadis yang dikiranya Gauri.

Shakuntala terbelalak kepalanya dipakaikan selendang pengantin dari belakang. Ia membalikkan badan, menatap Dushyant. Dushyant kaget melihat siapa yang berdiri di hadapannya, ia mundur beberapa langkah. Mereka berdiri saling tatap.